Tahun Baru: Resolusi Gagal Tahun Lalu

Pertama-tama..

Saya, Keenan Mandela Gebze, mahasiswa Geografi FMIPA UI 2012, mengucapkan:

Selamat Tahun Baru 2013!!

Semoga resolusi, keinginan-keinginan yang ingin dicapai pada tahun ini dapat tercapai.

***

Resolusi, sebuah (atau beberapa) niat, niatan untuk mencapai sesuatu. Salah satu resolusi saya tahun lalu tidak tercapai, resolusi kecil padahal: membuka usaha. Usaha kecil saja, seperti membuat dan menjual makanan, menjual barang, atau  mungkin membuat organisasi kecil profit maupun non-profit. Sedih sih, tidak bisa melakukan salah satu hal diatas dalam rentang waktu yang cukup lama, 1 tahun.

Bakat, saya tidak tahu persis bakat saya apa, tetapi yang jelas minat saya cukup banyak, 3 diantaranya: musik, komputer (programming), dan literasi. Saya senang sekali punya minat banyak, mungkin itu yang membuat saya selalu senang. Tetapi dari kesenangan itu, timbul kekecewaan: kenapa resolusi saya masih belum tercapai?

Sadar

Minat, lebih tepat lagi dibilang passion. Ternyata sangat sedikit yang saya baru lakukan dengan passion saya. Contoh, dalam ke-senanganan saya terhadap literasi, hanya sedikit tulisan yang saya tulis di blog ini dalam waktu setahun. Musik, saya belum pernah membuat lagu.. tentu jika penilaian ini  hanya didasari “menciptakan” sebagai indikator, bukan yang lain.

Apakah tahun 2012 lalu adalah tahun yang sulit, sehingga mengalihkan saya dari passion saya tersebut? Coba kita cek, tahun 2012 saya lulus SMA dengan melalui segala ujian akhirnya, kemudian melalui tes-tes untuk memasuki perguruan tinggi, diterima di perguruan tinggi, melewati masa orientasinya, dan kemudian mengikuti kuliah hingga melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) Desember lalu, jika dilihat dari kegiatan akademis. Iya maupun tidak, tidak bisa dijadikan alasan, kan?

Usaha

Usaha disini saya definisikan sebagai:

Upaya/cara memanfaatkan passion agar menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Definisi di atas sekaligus menyatakan betapa pentingnya usaha. Memanfaatkan passion agar kita senang dalam yang kita kerjakan, sedangkan sesuatu yang bermanfaat bisa apa saja, pengalaman baru, kenalan baru, pengetahuan baru, uang, dan lain sebagainya. Intinya sih agar bisa senang dan produktif–agar mendapatkan banyak manfaat.

Saya

Hanya sedikit berusaha, tidak dapat banyak manfaat. Apakah manfaat yang sedikit tersebut cukup untuk saya yang berada dalam usia sangat produktif ini? Bahasa Inggris-nya: not even close. Wah ini bahaya bagi kualitas hidup saya di masa depan. Berkaitan dengan waktu yang telah dilalui, saya tidak menghargai kesempatan pertama, tidak menghargai waktu sih, berharap kesempatan kedua. Cerminan diri saya.

Tulisan ini hanya bentuk pertanggungjawaban dan evaluasi saya terhadap diri sendiri  (dan teman-teman semua yang senasib) agar menjadi pacu dalam merealisasikan resolusinya. Jadi bagi teman-teman yang mau sharing tentang resolusinya tahun lalu dan apakah targetnya tercapai, silahkan komentar di bawah post ini yaa.

Untuk tahun depan resolusi saya?

Mau tau banget? tau banget-banget-banget?

Melanjutkan resolusi tahun lalu yang tak tercapai sudah pasti, punya usaha.  Mendapat IP bagus? Punya pacar? Pindah ke Fasilkom UI? Aah, itu baru keinginan saja. Untuk dijadikan resolusi, saya harus pikirkan, kelompokan, urutkan berdasarkan manfaat yang akan didapat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s