Kantin FKM UI vs. Kantin FMIPA UI

Kadang kala pada saat jam makan siang, jika Dalas (nama kantin di FMIPA UI, fakultas-nya penulis) penuh sesak, penulis dan teman-teman suka ngungsi ke kantin di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) yang berada dekat FMIPA, tepatnya di sebelah Balai Sidang UI.

Penulis kagum dengan kantin FKM karena ada pemisahan tugas antara “yang mengurus makanan” dengan “yang megurus pembayaran”, ditandai dengan adanya kasir. Pemisahan ini menjadikan pelayanan kantin FKM ini menjadi lebih baik dan efisien.

Bagi yang belum tahu, begini cara memesan makanan di kantin FKM: Pertama, cari jajanan yang diinginkan, kemudian tanyakan harganya pada pedagangnya. Setelah itu pergi ke kasir dan “beli” kartu yang nantinya akan ditukarkan ke pedagang tersebut. Pesan jajanan dan tukarkan kartu, tunggu pesanan di tempat itu karena pesanan tidak diantar. Agak ribet sih,tapi sistem ini mereka buat agar pemisahan tugas ini bisa dilakukan sehingga secara keseluruhan pelayanan kantin mereka meningkat.

Dalam kantin FKM ini, pedagang jajanan tidak berurusan dengan uang, mereka tidak perlu repot-repot menerima uang, menyediakan kembalian, dan segala macamnya yang berkaitan dengan uang–pedagang hanya fokus membuat jajanan. Hal ini memjadikan makanan/minuman yang mereka buat lebih bersih, tidak terkontaminasi oleh apapun yang ada di uang secara langsung. Selain itu, hal ini juga meningkatkan efisiensi pedagang, membuat kerja mereka menjadi lebih baik, lebih cepat.

Pemisahan ini membuat pembayaran di kantin ini menjadi terpusat di kasir, sehingga membuat pembayaran lebih mudah dan efisien. Kalian mungkin pernah mengalami hal-hal seperti ini: pedagang tidak punya kembalian, nuker uang kelamaan, atau bahkan kalian pernah melihat pedagang memegang makanan setelah memegang uang?  Nah masalah-masalah seperti itu yang bisa diatasi oleh pemisahan tugas antara pedagang dengan kasir.

Selain itu dengan terpusatnya tempat pembayaran di kasir, implementasi teknologi seperti debet maupun teknologi e-cash lainnya menjadi mungkin, seperti yang bisa dilihat di FKM. Tentu agak aneh jika semua pedagang di kantin bisa menerima kartu debet, hehe.

Bandingkan dengan kantin FMIPA dan kebanyakan kantin-kantin lain di UI yang tidak terdapat pemisahan seperti ini. Pedagang di kantin bisa segalanya, mulai dari membuat jajanan, menerima pembayaran, dan terkadang sampai mengantarkan makanan serta mengambil piring kotor. Bisa dibayangkan bagaimana hal ini berpengaruh pada pelayanan yang mereka berikan dan pelayanan kantin secara keseluruhan?  Selain efisiensi pedagang yang berkurang, pedagang juga vulnerable (rawan) terhadap sesuatu yang seharusnya tidak perlu, seperti contoh diatas misalnya, memegang uang/piring bekas yang kotor.

Kalian bisa lihat restoran sebagai model pemisahan tugas yang baik, dimana ada pembagian tugas antara “yang membuat makanan/minuman”, “yang menerima pembayaran”, dan “yang mengantarkan serta membersihkan meja makan”.

***

Balik ke kantin, apa sih fungsi kantin? Kalau penulis boleh sotoy (sok tahu), fungsi utama kantin adalah melayani kebutuhan pangan, dalam kasus ini, kebutuhan pangan mahasiswa. Jika kantin tidak melakukan fungsi utamanya ini, kantin disini hanya akan jadi tempat mempertemukan pedagang dengan mahasiswa. Nah, disinilah pengelola/manajemen kantin berperan, agar kantin tidak hanya sebatas itu, dan kemudian bisa mencapai fungsi utamanya dengan baik. Dengan cara apa? Bisa dengan menambah jumlah meja, menempatkan wastafel, atau dengan cara yang sedang kita bahas–dengan pemisahan tugas, dan tentu banyak cara lainnya.

Ehm,

Cukup penjelasannya, penulis hanya berharap kantin di FMIPA dan UI secara keseluruhan lebih bersih dan memberitahu bagaimana hal tersebut bisa dicapai dengan pengelolaan/manajemen yang baik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s